11 Perilaku Orang yang Berbohong Padamu Lewat text

11 Perilaku Orang yang Berbohong Padamu Lewat text
Tulisan Ken | 11 Perilaku Orang yang Berbohong Padamu Lewat text

Kecanggihan internet saat ini membuat manusia dapat melakukan banyak hal, salah satunya adalah memastikan orang yang kita kirimi pesan lewat aplikasi chatting sudah membaca pesan yang kita kirimkan. Selain itu, kita juga dapat melihat apakah orang ini sedang online atau tidak, bahkan apakah ia sedang mengetik pesan sebagai balasan untuk kita atau tidak. Walau demikian canggihnya teknologi saat ini, belum ada fitur pada aplikasi chatting yang dapat memeriksa apakah yang dikatakan seseorang kepada kita adalah kebohongan atau kebenaran. Tapi ada lho cara-cara untuk memastikan apakah ia berbohong atau tidak kepada kita? Berikut 11 perilaku orang berbohong pada kita saat chatting.

1. Kalimat yang Panjang
Secara tidak sadar, seseorang yang berbohong biasa menggunakan kalimat yang panjang untuk menutupi kebohongannya. Penelitian yang dilakukan Universitas Cornell menunjukkan bahwa kalimat yang digunakan untuk berbohong lebih panjang dari pada kalimat yang jujur. Ketika seseorang berbohong, kalimatnya akan satu kata lebih panjang dari pada saat ia berkata jujur.

2. Kata-kata yang Rumit
Untuk mengungkapkan kebohongan, seseorang tanpa sengaja memberikan jawaban yang rumit yang intinya adalah kemungkinan dan ketidakpastian untuk menghindari jawaban langsung. Orang yang kita ajak chatting mungkin tidak ingin menyakiti perasaan kita dengan berbicara langsung kepada kita. Sebuah penelitiang mengatakan bahwa, wanita yang kerap kali berbohong biasa menggunakan kata-kata seperti ‘barangkali’, ‘agaknya’, ‘saya coba’. Penelitian juga menemukan bahwa pria kerap menggunakan kata-kata yang sama untuk berbohong.

3. Mengulangi Informasi.
Tujuan utama berbohong adalah meyakinkan orang yang dibohongi, khususnya dalam hal percintaan dan peperangan (perkelahian), dia akan mencoba untuk terus mengulang informasi yang menguatkan kebohongan sebelumnya. Hal ini sampai memunculkan istilah “ulangi kebohongan hingga ratusan kali dan itu akan menjadi kebenaran.” Terus awasi pasanganmu dan berikan dia perhatian yang dia butuhkan, maka ia tidak akan pernah mencurangimu.

4. Respon yang Lambat.
Saat seseorang yang kita kirimi pesan membalas pesanmu dalam waktu yang lama, mungkin saja ia tengah sibuk, atau tidak melihat bahwa ia mendapat pesan. Walau demikian, ini bisa saja menjadi pertanda ia tengah berbohong padamu, karena ia harus berpikir keras tentang kata-kata yang pas dan cukup meyakinkan untuk menjadi kebohongan padamu. Seseorang yang mungkin berbohong bisa saja berdiam diri sejenak untuk berpikir, apakah sebaiknya ia mengatakan kebenaran atau kebohongan.

5. Mengetik Dalam Waktu Lama
Pastinya kita pernah melakukan ini ketika berbohong, hal ini seringkali dilakukan tanpa disadari oleh kedua belah pihak, yang berbohong maupun yang dibohongi. Kebanyakan aplikasi chatting saat ini memungkinkan kita melihat apakah teman bicara kita tengah mengetik atau tidak. Jika ia membutuhkan waktu lama untuk mengetik dan pesan yang dikirimkan memanglah panjang, mungkin saja itu sebuah kebenaran. Tapi jika ia memerlukan waktu panjang untuk mengetik sebuah pesan yang sangat sederhana dan pendek, mungkin karena ia harus memperbaiki pesannya berkali-kali agar dapat meyakinkanmu.

6. Tidak Menjawab Pertanyaanmu Sama Sekali.
Menyembunyikan sesuatu adalah bentuk lain dari berbohong. Cara ini lebih mudah dari pada harus berpikir keras untuk berbohong. Biasanya mereka langsungoffline, atau mengganti topik secara tiba-tiba atau membahas sesuatu yang telah lewat, berharap tidak ada yang menyadari keanehan ini.

7. Membuatmu Merasa Bersalah.
Beberapa tipe pembohong menggunakan trik ini untuk menutupi kebohongannya. Ia menyadari bahwa manusia terkadang begitu lemah jika merasa bersalah, maka ia menggunakannya untuk mempermainkan emosi kita. Terkadang mereka sukses melakukan trik ini dan kita, lawan bicaranya merasa bersalah. Jika hal seperti ini, lebih telitilah, jangan langsung merasa bersalah, agar kita tidak terjebak.

8. Kata-kata untuk menarik perhatian.
Ini adalah cara lain untuk mempermainkan emosi seseorang. Pada kasus seperti ini, orang yang berbohong berusaha mengendalikan situasi dengan menanyakan sesuatu pada kita. Hal ini dilakukan untuk membuat kita merasa malu dan akan melakukan hal-hal untuk membela diri. Hal inilah yang dilakukan para jurnalis andal, mereka tidak pernah merespon pertanyaan dari orang yang diwawancarai, karena ini adalah cara yang baik untuk mengalihkan perhatian.

9. Memeriksa Reaksi Lawan Bicara
Untuk berada di posisi yang aman, orang-orang yang berbohong biasa memilih untuk memeriksa keadaan terlebih dahulu, sebelum memutuskan jawaban yang tepat. Jika mereka merasa reaksi lawan bicara tidak baik saat mengetahui kebenaran, maka ia akan mengatakan kebohongan sebagai gantinya.

10. Berpura-pura
Trik ini seringkali digunakan para pembohong untuk mendapatkan waktu lebih untuk menjawab pertanyaan. Orang yang mengatakan berharap lawan bicaranya akan lupa dengan permasalahan yang dibicarakan. Jika kamu lebih menekan orang semacam ini, maka mereka akan mengabaikanmu atau justru menyerang balik kepadamu.

11. Mengeluh Sakit
Kamu tentu mengingat bagaimana kamu berpura-pura sakit untuk tidak masuk sekolah bukan? Hal ini pulalah yang dilakukan orang-orang yang berbohong. Sebagian besar orang dewasa melakukan hal ini, dan tentunya mereka berpikir ‘tidak ada orang yang akan memarahi seseorang yang sedang sakit,’ sesungguhnya hal ini dilakukan untuk mendapatkan waktu lebih untuk berpikir.

Itulah 11 ciri-ciri dan perilaku orang yang berbohong kepadamu saat chatting. Walau demikian tidak semua orang yang melakukan hal di atas berbohong padamu, jadi bijaklah dalam menanggapi pesan dari lawan bicaramu. atau kalian tau lagi silahkan komentar saja di bawah ini.
Buka Komentar
Tutup Komentar

0 Response to "11 Perilaku Orang yang Berbohong Padamu Lewat text"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel